Laporkan Jokowi ke Polisi, Aliansi Umat Sulsel: Mana Keadilan Itu?

Jumat, 26 Februari 2021 18:49
Belum ada gambar

Perwakilan Aliansi Umat Sulsel, Jamal Kamaruddin (tengah)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kerumunan yang terjadi saat Presiden Jokowi berkunjung Maumere, NTT hingga terjadi kerumunan, ditanggapi oleh sejumlah pihak di Kota Makassar. Salah satunya dari Aliansi Umat Sulawesi Selatan (Sulsel).

Mereka menilai, ada dugaan tindak pada pada aksi kerumunan yang terjadi saat Jokowi berkunjung kawasan Indonesa bagian timur beberapa waktu lalu, dan dianggap melanggar protokol kesehatan.

Perwakilan Aliansi Umat Sulsel, Jamal Kamaruddin, mengatakan, kerumunan yang terjadi di sana membuat pihaknya bertindak tegas dengan membuat laporan polisi soal kerumunan di masa pandemi yang masih berlangsung saat ini.

Pihaknya melaporkan kerumunan itu ke Polrestabes Makassar pada Jumat siang, (26/2/2021) tadi.

“Intinya di sini pelanggaran prokes berdasarkan yang sudah kita uraikan. Sesungguhnya berdasarkan asas kesamaan di mata hukum yang diduga menghalangi penyelenggara kekarantinaan kesehatan yang tidak sesuai,” kata Jamal di Polrestabes Makassar.

Dia menganggap, aturan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dan sanksi yang diberikan kepada pelanggarnya seakan tidak adil. Jokowi yang datang ke NTT hingga terjadi kerumunan, juga termasuk pelanggaran protokol kesehatan,

Olehnya itu, lanjut Jamal, Jokowi tetap harus disanksi meski dia berkunjung ke NTT dalam hal kunjungan kerja, dan sebagai orang nomor satu di Indonesia. Ia pun meminta kepada penegak hukum untuk bersikap adil dan tidak tebang pilih bagi setiap pelanggar protokol kesehatan.

Bagikan berita ini:
8
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar