Masyarakat Sudah Resah, Legislator Desak Wali Kota Makassar Tertibkan Gudang Dalam Kota

Jumat, 26 Februari 2021 21:50

Ketua Fraksi Nurani Indonesia Bangkit DPRD Makassar, M Yunus. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aktivitas gudang dalam kota di Makassar kian menggeliat. Lemahnya pengawasan dan penindakan disinyalir jadi sumber dari persoalan ini. Pemerintah terkesan melakukan pembiaran.

Padahal dalam Perwali Nomor 93 Tahun 2005 telah diatur tentang Pergudangan Dalam Kota. Perwali itu terbit di era Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Ketua Fraksi Nurani Indonesia Bangkit DPRD Makassar, M Yunus, menaruh harapan besar terhadap Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ pomanto menindaki kesemrawutan ini.

Sejatinya, kata Yunus, di akhir masa jabatan Danny di periode sebelumnya telah dicanangkan program pemindahan gudang dalam kota ke wilayah Biringkanaya dan Tamalanrea.

Namun ketika Makassar dipimpin Pejabat (Pj) Walikota, hanya di awal era Iqbal Suhaeb sempat dijajaki, tapi belakangan setop tanpa alasan jelas.

“Saya heran di masa terakhir jabatan Pak Danny program itu mandek. Sementara di masa tiga Pj Walikota hanya di awal saja panasnya. Setelah itu hilang,” tutur Yunus di Gedung DPRD Makassar, Jumat (26/2/2021).

Oleh karena itu, kembalinya Danny menakhodai pemerintahan Kota Makassar, Politisi Hanura ini berharap, pemindahan gudang ke pinggiran kota menjadi salah satu prioritas utama.

Menurut Yunus, jika ingin menata kota menjadi lebih teratur dan indah, yang harus dibenahi adalah gudang dalam kota. “Saya sempat menyinggung soal gudang ini ke Pak Danny. Saya ingatkan kembali, pemindahan gudang dalam kota ini menjadi prioritas. Sudah sangat urgent. Masyarakat sudah resah. Sangat menganggu dan semrawut,” pintanya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
10
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar