Oknum Polisi Berlagak Koboi, IPW Ungkap Masalah Terbesar di Internal Polri

Jumat, 26 Februari 2021 18:30

Ketua Prsidium IPW, Neta S Pane (Dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyebut kasus oknum polisi berlagak koboi seperti Bripak Cornelius Siahaan bukan hal baru, sudah sering terjadi.

Menurut Neta S Pane, kasus yang sama sebelumnya juga pernah terjadi dan kembali berulang.

Hal tersebut menunjukkan pengawasan berjenjang dari pimpinan hingga tingkat bawah tidak berjalan dengan baik.

Seperti diketahui, polisi berlagak koboi menembak mati 3 orang di Cengkareng, Jakarta Barat, karena mabuk.

Bripka Cornelius Siahaan menembak empat orang di Kafe RM tersebut, dimana tiga orang tewas di tempat. Sementara satu orang dilarikan ke RS.

Salah satu korban merupakan anggota TNI AD yang bertugas di Kostrad.

“Jadi, kasus polisi terlibat narkoba dan polisi koboi selalu berulang. Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan berjenjang dari pimpinan atas hingga pimpinan terbawah tidak berjalan maksimal di Polri,” ujar Neta, Jumat (26/2).

Menurutnya, akibat tidak maksimalnya pengawasan dari para pimpinan, anak buah tak jarang terkesan bertindak seakan tanpa kontrol.

“Saya kira masalahnya pengawasan, karena tidak maksimal maka anak buah di bawah pun seakan bersikap semau gue,” ucapnya.

Neta S Pane kemudian menyarankan adanya penataan terkait pengawasan, sehingga kasus-kasus seperti yang melibatkan Bripka Cornelius Siahaan, Aipda Roni Syaputra di Medan, Kompol Yuni di Bandung, tidak berulang.

Komentar


VIDEO TERKINI