Pasca Bebas, Panglima Tawuran Makassar Kembali Ditangkap karena Sabu-sabu

Jumat, 26 Februari 2021 15:45

Ridwan alias Sontol

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lelaki bernama Ridwan alias Sontol, (22) rupanya tak jerah. Berkali-kali mendekam di balik jeruji besi, sama sekali tak membuatnya kapok.

Dulu ia dijuluki sebagai panglima perang di Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar dan ditangkap pada Juli 2020 lalu. Setelah itu, warga Jalan Barukang Utara ini bebas, dan kembali ditangkap polisi.

Kali ini kasusnya bukan lagi soal tawuran. Melainkan dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dan ditangkap di rumahnya, pada Rabu (24/2/2021) pukul 17.30 Wita kemarin.

“Sontol ditangkap bersama dengan barang bukti 13 plastik bening yang diduga sabu, dan satu timbangan elektrik,” kata Kanit Opsnal Sat Narkoba Polres Pelabuhan, Iptu Asnawi dalam keterangannya, Jumat (26/2/2021).

Ulah Sontol pertama kali terendus oleh polisi berdasarkan informasi dari warga sekitar, yang curiga dengan aktifitas pemuda tersebut, hingga akhirnya penangkapan pun dilakukan.

Saat diinterogasi, Sontol tak bisa menyangkal bahwa barang tersebut adalah miliknya. Kini Sontol dan barang bukti diamankan di Satuan Narkoba Polres Pelabuhan, Kota Makassar.

Pada 12 Juli 2020 lalu, Sontol pernah ditangkap oleh Tim Respon Angngaru Polres Pelabuhan, karena kedapatan membawa senjata tajam jenis anak panah dan air softgun di Jalan Sabutung Raya.

Kepada polisi, Sontol mengaku senjata air softgun itu adalah milik temannya. Namun polisi tak percaya dan langsung menahan Sontol pada saat itu.

Komentar