Sah, Danny-Fatma Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Jumat, 26 Februari 2021 10:15

Kepala Daerah terpilih dan wakil kepala daerah terpilih 11 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) Pilkada Serentak ...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Daerah terpilih dan wakil kepala daerah terpilih 11 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) Pilkada Serentak 2020 mengikuti pelantikan di Baruga Karaeng Pattingalloang Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Jumat (26/2/2021).

Salah satu yang dinanti masyarakat, adalah pelantikan wali kota Makassar. Pasalnya dua tahun, kota terbesar di Indonesia Timur itu hanya dipimpin oleh Penjabat sementara. Sebelum Danny Pomanto terpilih untuk kedua kalinya.

“Dengan mengucap syukur, atas nama Tuhan yang maha esa dan atas taufiknya, saya gubernur Sulsel atas nama presiden RI dengan ini resmi malantik saudara Moh Ramdhan Pomanto sebagai wali kota dan sudari fatmawati rusdi sebagai wakil wali kota Makassar,” ucap Nurdin.

Sebelum dilantik, 11 kepala daerah ini disumpah terlebih dahulu, kemudian Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memasangkan tanda jabatan dan menyerahkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Berdasarkan SK Mendagri saya percaya bahwa saudara saudari akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggungjawabnya,” lanjut Nurdin.

Mereka yang dilantik berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.73-356 Tahun 2021 masing-masing Adnan Purichta Ichsan – Abdul Rauf Mallagani (Gowa), Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Makassar), Chaidir Syam-Suhartina Bohari (Maros), Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (Pangkep), Suardi Saleh-Aska Mappe (Barru).

Kemudian, Andi Kaswadi Razak-Lutfi Halide (Soppeng), Basli Ali-Syaiful Arif (Kepulauan Selayar), Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf (Bulukumba), Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeg (Tana Toraja), Andi Indah Putri Indriani-Suaib Mansyur (Luwu Utara), dan Budiman Hakim (Luwu Timur).

Dari 12 daerah berpilkada, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara akan dilaksanakan secara terpisah pada 31 Maret mendatang. Hal ini disesuaikan dengan masa akhir jabatan bupati.

Usai pelantikan, para kepala daerah secara bersama-sama bertepuk tangan kemudian duduk di tempat masing-masing.

Acara selanjutnya di tempat yang sama dilanjutkan dengan pelantikan Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten-Kota oleh Ketua TP-PKK Sulsel, Lies F Nurdin.

Acara ini juga dipantau langsung oleh pihak Kemendagri memastikan acara dilakukan mengikuti protokol kesehatan ketat di tengah pandemi Covid-19. Sehingga hanya dihadiri oleh kepala daerah dan wakilnya serta ketua TP-PKK kabupaten/kota.

Diketahui sebelumnya, sedianya pelantikan hanya dilakukan melalui virtual, namun, diskresi diminta Gubernur Sulsel untuk melakukan pelantikan hybrid disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri yang kemudian diikuti oleh daerah lain di Indonesia.(ikbal/fajar)

Komentar