Cerita Tommy Satria Tentang Agung Sucipto, Pemilik Resort dan Pengusaha Proyek Jalan di Bira

Sabtu, 27 Februari 2021 23:05

Agung Sucipto,

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Nama Agung Sucipto menjadi sosok yang banyak ingin diketahui masyarakat pasca dijaring OTT oleh KPK di RM Nelayan, Kota Makassar, Jumat (26/2/2021).

Agung ditangkap bersama 4 orang lainnya yang salah satu diantaranya adalah ajudan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Yang paling menggegerkan, berselang beberapa saat KPK juga menangkap Nurdin Abdullah di rumah jabatannya.

Lantas siapa Agung Sucipto?

Dia dikenal dengan sapaan karib Ang’gung. Kontraktor asal Bulukumba yang memiliki hubungan yang baik dengan NA.

Selain sebagai kontraktor, Agung juga memiliki sebuah resort di Pantai Bira, Bulukumba. Namanya Hotel Hakuna Matata Resort.

Mantan Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, menceritakan sosok Agung memang dikenal sebagai pengusaha yang selama ini banyak bergerak di bidang konstruksi dan infrastruktur.

“Dia pemilik salah satu usaha hotel di Bira namanya Hakuna Matata kalau Agung Sucipto yang saya tahu. Dia itu kontraktor pengembangan dan peningkatan jalan,” kata Tomy kepada fajar.co.id, Sabtu (27/02/2021).

Selain dikenal pemilik hotel Hakuna Matata, Agung adalah kontraktor yang hampir menguasai semua pembangunan jalan di Bulukumba. Hal itu karena usahanya dinilai mampu bersaing dengan kontraktor lainnya.

“Selama ini beliau ikut proses lelang. Kalau selama ini dianggap layak, mampu bersaing dengan jasa-jasa kontraktor lain, maka kita gunakan,” kata Tomy.

Ia menyebutkan, salah satu proyek yang ditangani Agung saat ini adalah pengembangan dan peningkatan jalan di kawasan pariwisata Bira.

“Mulai dari 2017 kalau tidak salah dia kerjakan proyek jalan di Bulukumba. Saat ini tahun 2020 pengembangan dan peningkatan jalan pariwisata di Bira itu proyeknya dimenangkan dia,” sebutnya.

Sebagai kontraktor, kata Tomy, Agung juga memiliki usaha pendukung lainnya di bidang konstruksi. Misalnya, pabrik pemecah batu, dan alat berat.

Terkait kepemilikan Hotel Hakuna Matata, fajar.co.id berusaha mengkonfirmasi pengelola yang diketahui bernama Supriadi. Namun hingga saat ini belum bisa terhubung.

Agung Sucipto yang merupakan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba sudah menjadi kontraktor langganan Nurdin saat menjabat bupati Bantaeng selama 10 tahun.

Namanya pernah muncul dalam pansus hak angket DPRD Sulsel 2019 lalu. Agung dikabarkan pernah meminta proyek pembangunan ruas jalan di Sulsel, apalagi ia ikut membantu NA saat Pilkada.

Ada 8 proyek, dimulai tahun 2011 lalu, Pembangunan Jalan Ruas Tanete-Tanaberu Bulukumba dengan anggaran Rp3,4 miliar, Pemeliharaan berjalan jalan ruas Batas Gowa-Tondong di Sinjai pada tahun 2013, Jalan ruas Sinjai-Kajang Bulukumba tahun 2013, jalan ruas di Jeneponto tahun 2014.

Selanjutnya, pemeliharaan berkala jalan ruas Jeneponto pada 2014 dan 2015, peningkatan jalan ruas Boro-Jeneponto 2015, terkahir peningkatan jalan ruas Palampang-Munte-Bontolempangan Sinjai/Bulukumba yang nilainya Rp34 miliar.

“Mereka sudah lama bekerjasama, sejak NA jadi Bupati Bantaeng. Dan semua terungkap dalam sidang hak angket (DPRD Sulsel 2019),” kata eks Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulsel Kadir Halid kepada fajar.co.id, Sabtu (27/02/2021). (mg3/fajar)

Bagikan berita ini:
3
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar