Kasus Selebgram Melanggar Prokes Selesai, Satpol PP: Jangan Bosan ke Malino

Sabtu, 27 Februari 2021 20:48

(IST)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Pemeriksaan terhadap belasan selebgram yang sempat viral karena melanggar protokol kesehatan di Malino, Kabupaten Gowa telah selesai. Masalah yang menimpa mereka pun telah usai.

Kendati demikian, pemeriksaan dan sanksi berupa denda yang telah dijalani diharapkan tidak mengurangi semangat para selebgram dan masyarakat luas untuk berkunjung ke Malino. Mengingat, Malino merupakan salah satu destinasi wisata di Sulawesi Selatan.

“Jangan bosan ke Malino. Saya juga tiap minggu ke Malino dan ada ratusan anggota saya di sana,” kata Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro, Sabtu (27/2/2021).

Masalah yang menimpa publik figur ini diharapkan menjadi pembelajaran karena melanggar prokes, dengan tidak pakai masker saat menggelar pesta di sebuah villa di Malino.

Pasca viral, mereka dipanggil oleh Satpol PP Gowa dan telah diperiksa oleh Penyidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Belasan selebgram itu didenda Rp100 ribu per orang sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2020.

Pengelolaan villa juga mendapat peringatan dari Tim Gugus Tugas. Ancaman pencabutan izin operasi juga disampaikan oleh Satpol PP Gowa, yang juga bagian dari Tim Gugus Tugas di Butta Bersejarah ini.

“Pemilik villa juga dikenakan denda Rp200 ribu dan mendapat teguran. Kalau terbukti melanggar lagi, izin operasinya dicabut,” tegas Alimuddin.

Selebgram Dimas Adipati juga ikut diperiksa di kantor Satpol PP Gowa pada 22 Februari 2021 lalu soal video klarifikasi miliknya yang mengucapkan perkataan kasar dan tidak etis, yang sudah telanjur tersebar di media sosial dan sudah ditonton oleh banyak pasang mata.

“Sudah toh selesai mi (masalah). Makasih ya. Jadi sudah selesai. Saya juga sudah minta maaf soal kata kotorku yang merugikan semua pihak. Makasih ya,” kata Dimas, sambil beranjak keluar dari Kantor Satpol PP Gowa saat itu.

Tim Gugus Tugas Covid-19 sendiri akan terus menegakkan aturan penerapan protokol kesehatan di Kabupaten Gowa. Apalagi aturan itu dikuatkan dengan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Pakai Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan.

Bagi masyarakat yang kedapatan melanggar akan didenda Rp100 ribu per orang. Bagi PNS/Polri-TNI, Rp150 ribu dan pelaku usaha Rp200 ribu. Ancaman pencabutan izin operasional juga akan dicabut jika sudah tiga kali melanggar Perda tersebut. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
6
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar