Nurdin Abdullah kepada Ketua PDIP Sulsel: Sama Sekali Tidak Tahu Menahu Kejadian yang Menimpanya

Sabtu, 27 Februari 2021 15:19

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (tengah) dikawal petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (27/2). PDIP ...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Ridwan Wittiri menyatakan pihaknya sangat terkejut terhadap penangkapan Gubernur Nurdin Abdullah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Andi mengatakan hampir tak percaya dengan kondisi itu sebab sosok Nurdin adalah Muslim yang saleh selama ini.

“Dalam penilaian saya, Nurdin Abdullah itu sosok yang baik, dekat dengan petani, dan sosok Muslim yang saleh,” kata Andi Ridwan Wittiri, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (27/2).

Andi mengatakan PDIP tentu saja menghormati proses hukum yang berkeadilan. Namun, tetap saja merasa ada yang perlu diluruskan terkait pemberitaan penangkapan oleh KPK terhadap Nurdin.

“Penangkapan itu bukanlah OTT dalam pengertian ada sebagai barang bukti atas kejadian tindak pidana korupsi. Hal itulah yang saya dengar langsung dari Nurdin. Dan saat itu tidak ada dana di rumah Nurdin, mengingat beliau saat itu juga sedang dalam keadaan tidur, lalu dibangunkan oleh aparat hukum,” kata Andi.

“Dalam pengalaman saya, Nurdin ini menerapkan protokol ketat guna menghindari gratifikasi. Bahkan sebelum menerima tamu, seluruh tamu dilarang membawa apapun kecuali buku catatan. Semua tas yang dibawa wajib ditaruh di locker,” tegasnya.

Selama ini dan sampai sekarang, Andi mengatakan dirinya bersama masyarakat Sulsel meyakini bahwa Nurdin adalah orang jujur dan baik. Terlebih Nurdin termasuk salah satu penerima Bung Hatta Award yang tentunya bukan penghargaan sembarangan.

Komentar