Tak Heran Gubernur NA Diperiksa KPK, Mukhtar Tompo: Banyak Persoalan yang Melilit Birokrasi Pemprov Sulsel

Sabtu, 27 Februari 2021 11:06

Mukhtar Tompo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mukhtar Tompo, Anggota DPR RI periode 2014-2019 fraksi Hanura turut menyoroti peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sabtu (27/2/2021) dini hari.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakoni Prof Nurdin Abdullah tidak mengherankan baginya. Karena telah sejak lama Mukhtar mewanti-wanti bahwa banyak persoalan di Sulsel yang membutuhkan perhatian dari Lembaga Ormas dan penegak hukum KPK.

“Penangkapan Pak Nurdin Abdullah ini tidak mengherankan bagi saya, karena memang banyak potensi persoalan yang melilit birokrasi pemprov Sulsel, entah mana yang duluan akan terkuak,” kata Mukhtar Tompo dalam keterangan tertulisnya yang diterima fajar.co.id, Sabtu (27/2/2021) pagi.

Ia menyatakan, banyak pejabat di Pemprov Sulsel utamanya Sekretariat Daerah (Sekda), Abdul Hayat Gani yang sepertinya tidak takut melakukan perbuatan melawan hukum karena menganggap bahwa Nurdin Abdullah dekat dengan Presiden Jokowi.

Sehingga, penangkapan ini mempertegas bahwa Jokowi tak melindungi pejabat nakal apalagi korup. Jokowi patuh terhadap proses hukum yang dilakukan oleh lembaga penegak hukum utamanya KPK.

“Sebagai warga Sulsel, saya sekeluarga pun sangat dirugikan dari adanya campur tangan Sekda Sulsel yang mengatasnamakan pemprov Sulsel yang secara jelas memback up Yayasan Pegawai pemprov sulsel atas penyerobotan lahan kami di Manggala yang secara hukum telah kami menangkan dan dinyatakan incraht,” paparnya lagi.

Komentar