Pengamat Nilai Adanya Peningkatan Kualitas Program Kartu Prakerja

Minggu, 28 Februari 2021 17:48

Warga penerima manfaat kartu prakerja usai bertemu Menteri Koordinator Bidan Perekonomian, Airlangga Hartanto di Jakarta...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kepala Departemen Ekonomi Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri menilai adanya peningkatan kualitas dari pelaksanaan program kartu prakerja yang selama ini sudah berjalan untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan.

Yose dalam pernyataan di Jakarta akhir pekan lalu mengatakan, program ini terbukti telah bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, sesuai dengan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Agustus 2020.

Survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut menyatakan bahwa sebanyak 88,0 persen penerima Kartu Prakerja, mengaku telah memperoleh peningkatan keterampilan kerja yang sesuai.

“Kalau surveinya menunjukkan seperti itu, berarti memang keterampilan meningkat. Jadi perlu diteruskan. Tapi memang perlu beberapa catatan,” katanya.

Ia menyampaikan catatan yang dapat lebih mendorong perbaikan dari pelaksanaan program ini yaitu, adanya peningkatan kuota jumlah penerima kartu prakerja, perlunya jumlah penerima dengan pendidikan SMA ke bawah, dan adanya evaluasi peningkatan keterampilan sesuai dengan permintaan.

Kemudian adanya pola pelatihan dan keterampilan yang lebih serius dengan mulai mengurangi insentif uang serta perlunya program tambahan secara berkelanjutan bagi peserta yang ingin memperdalam skill kerja.

Menurut dia, program kartu prakerja dapat berjalan seiring dengan UU Cipta Kerja untuk menjawab permasalahan ketenagakerjaan mulai dari sisi hulu maupun hilir.

Ia mengatakan, keberadaan program kartu prakerja bisa mengatasi persoalan permintaan seperti pasokan suplai maupun peningkatan kualitas tenaga kerja, teruama selama masa pandemi covid-19.

Komentar


VIDEO TERKINI