Siapkan Pendampingan Hukum untuk NA, Hasto PDIP: Kami Sangat Kaget

Minggu, 28 Februari 2021 16:28

Nurdin Abdullah (ist)

FAJAR.CO.ID — Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan berencana akan memberikan bantuan hukum kepada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah.

Rencana bantuan hukum ini digaungkan setelah Nurdin ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menilai, Nurdin adalah sosok yang baik. Dia mengaku kaget saat Nurdin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam.

“Beliau adalah sosok yang mendalami ilmu-ilmu pertanian dan betul-betul mendedikasikan diri bagi kepentingan masyarakat. Sehingga kami sangat kaget atas kejadian tersebut,” kata Hasto di Jakarta, Minggu (28/2).

Hasto mengakui, PDIP tidak boleh intervensi hukum. Namun pihaknya tentu akan melakukan berbagai hal yang terkait advokasi. Tindakan ini akan menunggu keterangan secara lengkap dari KPK terlebih dahulu.

“Pada prinsipnya melihat kepemimpinan beliau, masukan yang diberikan dari jajaran DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan, agar partai memberikan advokasi. Untuk itu, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait hal tersebut,” ucap Hasto.

Hasto mengakui pihaknya masih belum bisa lepas dari rasa syok, karena rekam jejak Nurdin yang sangat baik. “Rekam jejaknya sangat baik. Apakah ini ada faktor x yang kami belum ketahui, kami masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK,” pungkas Hasto.

Komentar