Izin Investasi Miras Dilegalkan, Rocky Gerung: Pemerintah Mabuk, Rakyat Disalahkan

Senin, 1 Maret 2021 18:34

Rocky Gerung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pengamat politik Rocky Gerung mengkritik kebijakan Pemerintah yang membuka pintu investasi industri Minuman Keras (Miras) miras dijual secara terbuka di sejumlah daerah di Indonesia. Rocky menganggap kebijakan itu lahir dari pemerintah yang saat ini dalam kondisi mabuk.

Rocky menjelaskan, kebiasaan konsumsi miras di sejumlah daerah lebih kepada penggunaan asas manfaat. Misalnya, kata dia, petani di kawasan pegunungan di Manado, mengkonsumsi minuman beralkohol untuk bekerja di pagi hari merupakan kebiasaan.

“Karena petani bekerja pagi-pagi, jadi untuk menaikkan spirit batin sekaligus mempercepat metabolisme, (minum alkohol) jadi tradisi itu,” tutur Rocky dalam channel youtubenya Rocky Gerung Official, Senin (1/3/2021).

“Alkohol juga dipakai dalam tradisi Kristen yang disebut perjamuan, jadi jangan dianggap bahwa kalau ada tradisi itu maka berarti mabok-mabok ada juga dalam kultur itu,” sambungnya.

Menurutnya, pemanfaatan miras, sama halnya pemanfaatan ganja, hanya diperuntukkan untuk memaksimalkan fungsinya, bukan dikonsumsi secara berlebihan.

Adanya sejumlah komunitas juga menganggap pemanfaatan miras itu, kata Rocky, kemudian dieksploitasi oleh pemerintah untuk meraup pemasukan negara.

Bagikan berita ini:
1
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar