Belum Normal, Okupansi Hotel di Sulsel Masih 26 Persen

Selasa, 2 Maret 2021 22:12

Badan Pusat Statistik (BPS) (Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pandemi Covid-19 yang masih mewabah membuat semua sektor terdampak. Termasuk perhotelan.

Tingkat penghunian kamar (TPK) atau okupansi hotel belum normal sejak Covid-19 masuk di Sulsel Maret tahun 2020 lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Januari 2021, TPK hotel klasifikasi bintang mencapai rata-rata hanya 26,43 persen.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rudiansyah mengatakan, okupansi tersebut turun 28,39 poin dari posisi Desember 2020 yang sebesar 54,82 persen.

Sedangkan dibanding Januari 2020 penurunannya mencapai 21,71 poin dari 48,14 persen.

“Kondisi masih jauh di bawah kondisi normal, ini mungkin efek Covid-19 dan masih terasa di Januari 2021,” kata Yos, Selasa (2/3/2021).

Yos menyebut, rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel klasifikasi bintang, tercatat selama Januari2021 masing-masing adalah 1,08 hari dan 1,58 hari

“Semoga bisa kita lihat data perkembangan hunian di Februari 2021,” tambah Yos.

BPS juga melaporkan dampak pandemi Covid-19 yang membuat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulsel.

Pada awal 2021 lalu, disebut tidak ada kunjungan. Hal ini membuat grafik penurunan hingga 100 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Januari 2020 lalu ada 1.333 kunjungan,” tutup Yos. (ikbal/fajar)

Komentar