Kejati Periksa Andi Bukti Terkait IMB Mal Daya Grand Square

Selasa, 2 Maret 2021 20:27

Andi Bukti Djufrie

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) memeriksa Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar Andi Bukti Djufri, Selasa (02/03/2021).

Pemeriksaan itu terkait proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam penggunaan kredit PT BNI 46 Tbk oleh PT Makassar Rezky Cemerlang selaku perusahaan pengelola Mal Daya Grand Square.

“Diundang hari ini untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Datang penuhi panggilan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Idil kepada fajar.co.id.

Andi Bukti dimintai keterangan perihal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Mal Daya Grand Square yang digunakan sebagai jaminan kredit di bank.

Andi Butki menjelaskan bahwa IMB Mal Daya Grand Square tidak pernah ia terbitkan. Pasalnya permohonan yang diajukan pada tahun 2017 di Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Makassar tidak pernah dilanjutkan.

“IMB yang digunakan sebagai jaminan ke bank itu bukan dari saya, karena tahun 2017 ada permohonan izin, tapi tidak dilanjutkan,” jelas Andi Bukti.

Lebih lanjut diungkapkannya bahwa sebelum dirinya menjabat, ada dua izin yang sudah dikeluarkan pada tahun 2012 dan 2016.

“Tadi saya jelaskan perihal IMB-nya. Jadi ada dua kali terbit IMB. Yang pertama itu di 2012, itu masih di Dinas Tata Ruang dan izinnya keluar di kantor kalau dulu masih pelayanan perizinan. Kemudian izin kedua itu Juli 2016 juga masih diproses di Dinas Tata Ruang (Belum jadi Dinas Penanaman Modal dan PTSP). wWaktu itu keluar IMB dari masih Badan Penanaman Modal dan Perizinan oleh Pak Taufiq (bukan Andi Bukti). Itu saja yang saya sampaikan,” cetusnya.

Komentar


VIDEO TERKINI