KPK Geledah Kantor Dinas PUTR Sulsel

Selasa, 2 Maret 2021 13:51

Kantor Dinas PUTR Sulsel (Ist)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — KPK menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel. Penggeledahan itu terkait kasus dugaan penerimaan janji, hadiah, ataupun gratifikasi dalam pengerjaan proyek di Sulsel.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulsel, Edy Rahmat, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan hingga saat ini. “Ada enam orang. Masih berlangsung,” kata Bripda Alwi, salah seorang personel kepolisian yang berjaga di kantor tersebut.

Menurutnya, ia dan rekan-rekannya tidak tahu apa saja yang digeledah oleh tim KPK tersebut yang berlangsung sejak pagi tadi.

Berdasarkan keterangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya bahwa tersangkanya Nurdin Abdullah, Edy Rahmat dan kontraktor Agung Sucipto dengan dugaan penerimaan janji, hadiah, ataupun gratifikasi dalam pengerjaan proyek di Sulsel.

Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat diduga sebagai penerima. Sedangkan Agung Sucipto sebagai pemberi. (mg10/fajar)

Komentar