Kritisi Legalisasi Miras, Filep Wamafma Beber Angka Kematian di Papua

Selasa, 2 Maret 2021 14:27

Filep Wamafma

(1) barang siapa yang menjual, menyerahkan, menawarkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang, sedangkan sifat berbahayanya itu tidak diberitahukannya maka diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun dan ayat.

(2) bila perbuatannya tersebut menyebabkan orang mati, maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama dua puluh tahun lamanya.

Pasal tersebut berkaitan dengan miras oplosan. Tak hanya itu, Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Perubahan Keenam atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20/M-Dag/Per/4/2014, tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol, juga memberikan batasan yang sangat ketat terhadap perdagangan dan peredaran minuman beralkohol.

“Apakah Pemerintah dapat memberikan jaminan mengenai takaran alkohol dalam minuman yang diklaim sebagai budaya dan kearifan ini?,” tanya senator Papua Barat tersebut. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
9
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar