5 Kota IHK di Sulsel Alami Inflasi, Tertinggi di Watampone

Rabu, 3 Maret 2021 18:58

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Sulawesi Selatan mengalami inflasi 0,33 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,68 menjadi 106,03 pada Februari 2021. 

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah menyebut, dari 5 kota IHK, seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Watampone sebesar 0,53 persen dan terendah terjadi di Kota Palopo sebesar 0,11 persen.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran,” terang Yos dilansir dari situs resmi BPS Sulsel, Rabu (3/3/2021).

Yos menjabarkan, kelompok pengeluran tersebut yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,84 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,08 persen.

Termasuk kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,24 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen; kelompok transportasi sebesar 0,21 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,03 persen.

“Sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,10 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,12 persen,” jelas Yos.

Yos menambahkan, tingkat inflasi tahun kalender sebesar 0,62 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2021 terhadap Februari 2020) sebesar 2,04 persen. (endra/fajar)

Komentar