KPK Sita 3 Koper dan 2 Kardus dari Kantor Gubernur Sulsel

Rabu, 3 Maret 2021 16:51

Tim Penyidik KPK keluar dari Gedung Biro Pengadaan Barang dan Jasa di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. (Majid/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tiga koper dan dua kardus dari kantor Gubernur Sulawesi Selatan usai melakukan penggeledahan di gedung Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Rabu (3/3/2021).

Tiga koper dan dua kardus, terdiri atas satu koper berwarna merah, dua koper berwarna hitam, dan dua kardus cokelat.

Diduga sitaan tersebut berisi dokumen terkait kasus suap yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah.

“Nanti juru bicara yang akan menyampaikan,” kata seorang penyidik tim KPK yang bergegas meninggalkan kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Pantauan di lokasi penggeledahan, tim penyidik KPK berjumlah 6 sampai 7 orang dan dikawal ketat 4 personel kepolisian bersenjata lengkap.

Penggeledahan dilakukan selama 7 jam, mulai dari pukul 10.00 hingga pukul 16.00 WITA.

Sebelumnya, pada Selasa (2/03/2021) kemarin, KPK juga telah menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan, dan kediaman pribadi Nurdin Abdullah.

Dalam kesempatan tersebut, KPK mengamankan sebanyak tiga koper berkas dokumen berkaitan kasus suap, dan uang tunai yang tidak disebutkan jumlahnya.

“Untuk jumlah uang tunai saat ini masih akan dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK. Selanjutnya terhadap dokumen dan uang tunai dimaksud akan dilakukan validasi dan analisa lebih lanjut dan segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini,” kata, Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/3/2021).

Komentar


VIDEO TERKINI