Pengelola Tak Bisa Tunjukan IMB, Danny Pomanto Minta Pembangunan Twin Tower CPI Dihentikan

Rabu, 3 Maret 2021 15:49

Walikota Makassar, Danny Pomanto berkantor pertama kalinya bersama wakilnya Fatmawati Rusdi. (Ikbal/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mega proyek Pemrov Sulsel Twin Tower terancam mangkrak. Pihak pengelola tidak bisa menghadirkan dan menunjukkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto meminta proyek dengan anggaran Rp1,9 Triliun itu dihentikan. Pasalnya melanggar aturan. Setiap pembangunan, kata Danny, harus memiliki IMB.

“Semua yang tidak punya IMB harus dihentikan, rumusnya itu di mana-mana harus ada IMB-nya, hebatnya itu mau bangunan di kota, baru tidak ada IMB,” tegas Danny, Selasa (3/3/2021).

Danny meminta Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) memberi surat teguran untuk menghentikan segala aktivitas di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) itu.

“Sudah kasi teguran meminta IMB, atau tidak, kalau tidak ada (IMB) setop pekerjaan.Harus dihentikan karena melanggar. Teguran sudah dikirim kemarin,” tegas Danny.

Danny menyebut, seharusnya Pemerintah bisa memberikan contoh yang baik ke masyarakat. Untuk membangun, harus memperlihatkan IMB. Jangan hanya rumah masyarakat yang digusur ketika tidak mempunyai IMB

Sebelumnya diketahui, Gedung Twin Tower akan difungsikan sebagai perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel.

Pembangunan gedung Twin Tower dilakukan melalui kerja sama antara PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel bersama PT Waskita Karya. (ikbal/fajar)

Komentar