Soal Dugaan Korupsi Infrastruktur di Sulsel, Pekerja Seni Harap NA Tabah

Rabu, 3 Maret 2021 20:25

Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terus dilakukan. Semua kalangan prihatin dengan kasus tersebut.

Apalagi sampai menyeret nama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Juga ada sekretaris PUTRI Sulsel, Edy Rahmat, dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto.

Dari penetapan tersangka dari ketiganya di KPK, tak ada yang bisa melawan. Kalangan pecinta seni juga berharap kasus ini cepat selesai. Utamanya bagi Nurdin Abdullah.

Salah satunya dari Aji Ilham Wiyono yang meminta agar Nurdin tetap tabah dan tetap menjalani proses hukum yang berjalan. “Biarkan proses hukum berjalan,” katanya, Rabu (3/3/2021).

Dikonfirmasi terpisah, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan, pihaknya kembali melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda. Pertama di rumah pribadi Agung Sucipto di perumahan Lily, dan Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekda Provinsi Sulsel.

Ada beberapa dokumen yang disita oleh tim dari lembaga antirasuah itu. Ditanya soal uang yang diamankan saat penggeledahan pada Selasa (3/3/2021) tadi, Fikri masih belum bicara banyak.

Sebelumnya ia hanya menyampaikan bahwa beberapa uang tunai memang telah diamankan dan masih dalam proses penghitungan penyidik.

“Jumlah uang tunai yang diamankan saat ini masih dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK,” jelasnya. (ishak/fajar)

Komentar