Subsidi Kuota Internet Belajar Berkurang, Pakar Pendidikan: Mestinya Ditingkatkan

Rabu, 3 Maret 2021 20:54

Prof Aris Munandar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, telah mengumumkan subsidi Kouta gratis pada Senin (1/3/2021). Program ini telah diluncurkan sebanyak dua kali selama pandemi Covid-19.

Bantuan ini dalam rangka mendukung kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi. Dalam pemberian kuota gratis, ini diberikan kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama tiga bulan, yakni periode Maret-Mei 2021.

Menanggapi hal itu, Pakar Pendidikan, Prof Arismunandar, menyebut, bantuan subsidi kouta sebenarnya sudah terlambat. Harusnya dimulai pada awal tahun. Namun paling tidak sudah bisa menenangkan peserta didik dalam membantu menunjang proses PJJ.

“Tentu dengan adanya subsidi ini. Sangat membantu peserta didik kita dengan benar-benar dimanfaatkan dalam proses pembelajaran jarak jauh itu sendiri,” tutur Prof Arismunandar, kepada fajar.co.id, Rabu (3/3/2021).

Kebijakan subsidi kouta gratis tahun ini. Mengalami pelbagai macam modifikasi serta fleksibilitas lebih banyak dibanding kebijakan tahun sebelumnya. Seperti halnya pemerintah mengurangi jumlah Gigabyte, namun dengan jangkauan akses lebih luas.

“Pemberian subsidi kuota tahun ini, mestinya tidak ada pengurangan. Tetapi lebih ditingkat atau paling tidak sama dengan tahun sebelumnya. Karena bukan akses kita kebeberapa aplikasi yang jadi utama, namun kuota itu sendiri. Mestinya dengan akses lebih luas, harus sebanding dengan jumlah kuota yang ada,” jelas Prof Arismunandar.

Komentar