Suporter Desak Utamakan Stadion Mattoanging

Rabu, 3 Maret 2021 11:00

Gambar rencana pembangunan Stadion Mattoanging

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kelompok suporter PSM mendesak Pemprov Sulsel bertanggung jawab membangun kembali Stadion Mattoanging. Gedung lama sudah telanjur dirobohkan.

Desakan untuk memprioritaskan pembangunan stadion disuarakan kelompok suporter PSM, di antaranya The Maczman dan Red Gank. Kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah jangan memengaruhi rencana pembangunan.

Bukan waktunya lagi membahas ulang pembangunan kembali Stadion Mattoanging. Pemerintah di Sulsel justru harus berpikir bersama mempercepat pembangunan di 2021.

Sekretaris Jenderal Red Gank, Sadakati Sukma, mengatakan, pemerintah harus bertanggung jawab atas Stadion Mattoanging. “Sudah dibongkar, berarti harus segera bangun kembali,” tegasnya, Selasa, 2 Maret.

Pria yang akrab disapa Sadat itu menyampaikan, pertemuan dalam pembahasan teknis dilakukan hingga dua kali. Semua perencanaan rampung. Bagi pihak suporter, tidak ada masalah.

“Kami diikutkan dalam pembahasan. Sudah ada semua ahli-ahli,” bebernya.

Ahli andal lalin juga sudah menjelaskan. Bagi para suporter, jika ada rencana untuk menunda pembangunan, maka memang ada upaya mencari celah, sehingga pembangunan ditunda.

Sadat bahkan menilai, jika pembangunan ditunda, akan memunculkan pertanyaan besar. Sebab, rencana pembangunan stadion baru dilakukan oleh Pemprov Sulsel, bukan atas inisiatif individu gubernur nonaktif, Nurdin Abdullah.

“Kita tagih, mana bukti bahwa bulan Maret ini sudah lelang fisik,” tegasnya.

Bagi para suporter, pembangunan Stadion Mattoanging jangan dipolitisasi. Cukup menjadikan pembangunan ini sebagai catatan sejarah untuk Sulsel ke depan.

“Ingat, Stadion Mattoanging bukan hanya untuk PSM Makassar. Ini untuk Sulsel dan untuk perkembangan sepak bola Sulsel,” ucapnya.

Terpisah, Sekjen The Maczman, Mustafa, menegaskan, sebaiknya tidak muncul pemikiran untuk penundaan pembangunan kembali Stadion Mattoangin. “Jika ada masalah, sama-sama berpikir bagaimana realisasi pembangunan fisik bisa berjalan,” ujarnya.

Pembangunan Stadion Mattoanging yang diharapkan para pencinta sepak bola di Sulsel. “Jadi bukan memikirkan area baru lagi. Kami pasti akan mengawal terus ini,” tegasnya.

Tugas pemerintah di Sulsel baik Pemprov atau Pemkot Makassar, kata dia, menyukseskan pembangunan ini. Pemerintah harus berpikir, bahwa perkembangan olahraga sepak bola di Sulsel ada pada pembangunan Stadion Mattoanging karena menjadi simbol kemajuan olahraga di Sulsel.

Kementrian Dalam Negeri Red Gank, Yusuf, mengutarakan, suporter mengharapkan transparasi progres pengerjaan. “Terutama waktu pembangunannya kapan dimulai. Bukan penundaan,” katanya

Kata Yusuf, para suporter tidak mau mendengar pembangunan stadion gagal lagi. “Suporter kan ikut mengawal pembangunan agar terus berjalan. Kami akan terus bersuara jika tidak ada kejelasan,” tegasnya.

Belum Pasti

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku belum bisa memberikan kepastian terkait evaluasi sejumlah proyek strategis Pemprov Sulsel. Semua masih butuh pembahasan khusus dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Termasuk proyek pembangunan kembali Stadion Mattoanging, Sudirman mengaku belum bisa menentukan megaproyek tersebut dapat dikerjakan tahun ini atau tidak. Semua bergantung hasil evaluasi bersama TAPD.

Kepada FAJAR, Sudirman mengatakan, evaluasi yang dilakukan akan berbasis data. Tak berlanjut, bukan berarti ditunda. Nanti, pihaknya akan menentukan kegiatan yang bisa dikerjakan lebih awal.

Untuk saat ini, fokus pemprov menuntaskan utang ke kontraktor untuk program APBD 2020. “Prioritas kita bagaimana utang selesai. Nanti ada evaluasi, mana yang lebih awal dikerjakan mana yang belakangan,” jelasnya.

Rencananya, Sudirman kembali akan mengumpulkan Sekprov Sulsel, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Bappelitbangda, dan Kepala BKAD untuk membahas evaluasi program. Selain itu, ada agenda pertemuan forum Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel. (*)

REPORTER FARISAL-ANDI SYAIFULEDITOR HARIFUDDIN-RIDWAN MARZUKI

Bagikan:

Komentar