Aksi Koboi Bripka MJ Bukan Dipicu Tagihan, Ini Penjelasan Pihak Kafe

Kamis, 4 Maret 2021 11:09

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Aksi koboi oknum polisi berinisial Bripka MJ melepaskan dua kali tembakan ke udara di halaman sebuah bar di Medan, Sumatera Utara, konon bukan dipicu tagihan pembayaran tuak oleh pemilik kafe.

Bantahan ini disampaikan manajemen kafe yang berlokasi di kawasan De Tonga Hotel Rooftop dan Bar, Medan, tempat Bripka (sebelumnya diberitakan Brigadir) MJ minum tuak dan melepas tembakan ke udara setelah ditagih pembayaran.

Manager De Tonga Hotel dan Bar Hari Sembiring mengatakan kejadian pada Kamis (25/2) malam itu tidak ada kaitannya dengan penagihan pembayaran di tempat mereka, termasuk soal adanya minuman tuak.

Menurut Hari, pada saat itu sekitar pukul 23.00 WIB, tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 daerah itu datang dan membubarkan sejumlah pengunjung De Tonga Hotel dan Bar.

“Pada saat Satgas COVID-19 menyuruh keluar, Bripka MJ juga langsung keluar dan temannya melakukan pembayaran. Tetapi, karena uang tidak cukup, maka langsung ke ATM untuk membayarkan. Kasir juga ikut ke bawah untuk menyelesaikan pembayaran itu,” kata Hari Sembiring pada Rabu (3/3).

Tak berselang lama, terjadi keributan di halaman depan De Tonga Hotel dan Bar, tepatnya di area parkir.

“Menurut salah satu karyawan kami, oknum polisi tersebut marah kepada seseorang sambil berteriak ‘ini mobilku’ dan bersamaan terdengar suara tembakan,” beber Hari.

Setelah mendengar suara tembakan, katanya, tim Satgas COVID-19 langsung mendatangi Bripka MJ. Tak lama kemudian, oknum polisi yang bertugas di Polres Binjai itu langsung pergi menggunakan kendaraannya.

Kuasa Hukum De Tonga Hotel Rooftop dan Bar Asmaiani berharap kasus tersebut tidak dikaitkan dengan tempat usaha kliennya.

“Karena, saat dilakukannya kegiatan razia oleh Satgas COVID-19, seluruh pengunjung sudah diminta untuk keluar dan tidak ada keributan yang terjadi di lokasi kafe,” tambahnya.

Sebelumnya, Bripka MJ sudah ditahan dan diperiksa oleh petugas Propam Polres Binjai. Menurut Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Brigadir MJ menembakkan senjatanya ke udara di sebuah warung tuak karena kesal ditagih membayar tuak yang sudah diminumnya.

“Brigadir MJ kesal ditagih pembayaran tuaknya, kemudian melakukan penembakan ke udara,” kata AKBP MP Nainggolan di Medan, Selasa (2/3).(ant/jpnn/fajar)

Bagikan:
6
1
2

Komentar