Bank Mini SMKN 1 Pinrang Macet. Rp2 Miliar Uang Nasabah Tidak Kembali

Kamis, 4 Maret 2021 16:02

Kepala SMKN 1 Pinrang, Lasidang

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Bank Mini Sekolah (BMS) SMKN 1 Pinrang macet. Uang yang ditabung oleh para nasabahnya, tak bisa ditarik.

Kepala SMKN 1 Pinrang, Lasidang, mengaku, memang betul jika di sekolah yang ia nakhodai sekarang, eksis salah satu unit bisnis sekolah yang diberi nama Bank Mini Sekolah (BMS).

“Koperasi ada. Nah BMS juga ada. Kedua beda,” terangnya, Kamis 4 Maret.

Lasidang bilang, jauh sebelum ia menjabat sebagai kepala sekolah, BMS telah eksis sejak tahun 2000-an. Kini, ia pun baru tahu kalau BMS bermasalah saat muncul begitu banyak keluhan dari nasabah yang ingin menarik uangnya, namun kas dari BMS malah kosong.

“Macet memang. Banyak yang tidak kembalikan dana dari uang yang dipinjam di BMS,” bebernya.

Ia mengungkapkan, kalau ada ratusan orang yang kini jadi nasabah dari BMS. Estimasi uang mesti dikembalikan oleh BMS, itu berkisar pada angka Rp2 miliar. Lasidang juga mengakui, jika persoalan ini telah dilaporkan oleh nasabah ke pihak kepolisian.

“Setahu saya angkanya memang berkisar itu (Rp2 miliar). Belum ada solusi, kecuali nasabah bisa bersabar. Nanti normal bisnis sekolah baru diusahakan dibayarkan itu,” ujar Lasidang yang sudah dua tahun menjabat sebagai kepala sekolah itu. (gsa)

Bagikan berita ini:
1
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar