Besok, Danny Pomanto Perkenalkan Jurus Ampuh Tangani Covid-19

Kamis, 4 Maret 2021 21:33

Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, akan melaunching program Makassar Recover, Jumat (5/3/2021) pukul 20.00 Wita besok. Program ini adalah upaya Pemerintah Kota Pemkot menangani Covid 19.

Danny mengatakan, program akan dilaunching secara sederhana di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah. Ditayangkan secara virtual, baik melalui kanal media online, maupun live di televisi nasional.

Adapun alasan Danny menggelar launching di rumah pribadinya, sebab pihaknya tidak ingin membangun kesan mewah di masyarakat dan tidak memerlukan biaya besar untuk sewa hotel.

“Lokasi di Jl Amirullah, karena kira tidak mau di hotel, karena saya tidak mau nanti ada kesan, baru mulai sudah mewah-mewahan. Seandainya kita punya fasilitas di Balaikota, saya lakukan di situ, tapi tidak ada tempat yang representatif untuk melaunching seperti ini, jadi saya putuskan biar di Amirullah, karena kan tidak bayar,”katanya, Kamis (4/3/2021).

Ia menambahkan, konsep launching adalah model presentasi. Menjelaskan kepada masyarakat Makassar Recover ini. Sebab kata dia, kepercayaan masyarakat harus dibangun dari awal agar bisa bersama melawan Covid 19.

“Sehingga kita harus dengan tv nasional, karena berhubungan dengan banyak hal, bukan hanya Makassar, tapi seluruh masyarakat Sulsel, dan Indonesia yang mau masuk Kota Makassar, semua harus tahu, bahwa ada mekanisme Makassar Recover,” tuturnya.

Meski digelar secara virtual, namun akan ada sekitar 100 orang yang akan hadir secara langsung, di kediaman Danny Pomanto, Jl Amirullah, Kota Makassar.

“Full virtual, ada yang hadir sekitar 100 dari kapasitas ruangan 500, yang diundang itu dari Forkopimda provinsi, kota, para dokter, IDI, dan perwakilan relawan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Danny, seluruh warga Makassar tanpa terkecuali akan ditracing melalui GeNose. Sebuah alat pendeteksi Covid-19 dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Jadi Makassar Recover, tanggal 5 (Maret) kita akan launching. Satu bulan kemudian akan turun secra massif. Menskrining seluruh warga Makassar seratus persen,” bebernya.

Namun, Danny menyebut bahwa alat lainnya seperti Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab Test tetap digunakan. GeNose hanya digunakan sebagai skrining diri.

Sementara itu, dalam program ini, Danny akan melibatkan banyak pihak. Seperti, relawan, paramedis, kelurahan, dan kecamatan. Mereka nantinya terjun langsung ke warga untuk melakukan pemeriksaan.

“Ada 10 Ribu relawan, 5000 paramedik, 306 dokter, dan sekitar 300 manajemen kelurahan dan kecamatan berserentak memeriksa ke warga dengan sistem smart city,”urainya.

Makassar Recover tak sekadar penanganan Covid-19 melalui GeNose. Program ini juga diluncurkan sebagai upaya Pemkot di bawah nahkoda Danny dan Fatmawati Rusdi untuk adaptasi sosial dan pemulihan ekonomi.

“Semua warga dikasih barcode agar supaya hasil status kesehatan masuk di situ dan kita mengontrol status kesehatan bertingkat, mulai dari sehat, penyintas, OTG, ringan, sedang dan berat,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

Komentar