Rekrutmen 1,3 Juta ASN Secara Online, Tjahjo Kumolo: Kita Libatkan BPPT dan BSSN

Kamis, 4 Maret 2021 17:59

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah tengah menyusun jadwal rekrutmen pengadaan CPNS dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

Tahun ini alokasi yang dibutuhkan pemerintah sebanyak 1,3 juta orang di mana satu juta di antaranya adalah guru PPPK.

“Jadwal penerimaan 1,3 juta aparatur sipil negara (ASN) masih disusun KemenPAN-RB, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata Menteri Tjahjo dalam pernyataan resminya yang diterima JPNN.com, Kamis (4/3).

Menurut Tjahjo, proses pengadaan 1,3 juta ASN merupakan pengalaman pertama bagi pemerintah. Ini jumlah rekrutmen yang tidak pernah dilakukan pemerintah sebelumnya.

Karena itu pemerintah mencoba merumuskan prosedur, memperkuat dukungan kebijakan, mengidentifikasi berbagai risiko, dan berbagai persiapan lain yang diperlukan.

Termasuk mencoba sistem seleksi secara online bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Pengadaan CPNS dan PPPK ini adalah sebuah upaya yang terkait dengan prioritas pembangunan SDM, terutama SDM ASN yaitu dengan melakukan rekrutmen pegawai ASN,” katanya.

Menteri Tjahjo menambahkan, setiap tahun pemerintah memang melakukan rekrutmen. Sayangnya pada 2020, pemerintah membatalkan seleksi pegawai ASN karena kondisi pandemi Covid–19.

“Pembatalan tersebut memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk merencanakan dengan baik seleksi yang akan diselenggarakan tahun ini,” tandas Menteri Tjahjo.

Komentar