Sinergi Semua Pihak Menjadi Kunci Optimisme Pemulihan Ekonomi 2021

Kamis, 4 Maret 2021 13:49

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dilakukan Pemerintah mulai membuahkan hasil baik seiring program vaksinasi, 3T dan 3M.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada acara Seminar Tahunan Standard Chartered Wealth on Wealth (WOW) 2021, Rabu (3/3), mengutarakan bahwa hal tersebut tercermin dari menurunnya tingkat positivity rate ke level 18,6% dan CCR ke level 2,71%, sementara recovery rate (tingkat kesembuhan) meningkat ke level 85,88% per 1 Maret 2021. Pencapaiannya ini lebih baik dibandingkan angka kesembuhan global yang tercatat di level 79%.

Di sisi ekonomi, upaya memulihkan ekonomi yang terus dilakukan Pemerintah juga menghasilkan optimisme dengan berhasil menahan kontraksi ekonomi lebih dalam dengan mendorong konsumsi domestik, sehingga juga mendorong produsen untuk berproduksi.

Ekspor juga mulai meningkat terdorong oleh kenaikan harga komoditas utama seperti batu bara dan sawit. Sentimen positif investor asing mendorong aliran modal masuk kembali ke Indonesia, sehingga IHSG dan nilai tukar rupiah perlahan menguat dan kembali ke level pra-covid.

“Pandemi COVID-19 juga merupakan momentum dalam mengakselerasi ekonomi melalui transformasi digital. Pemerintah juga akan terus mendukung ekosistem ekonomi digital melalui penyiapan infrastruktur, regulasi, SDM, dan penguatan UMKM,” kata Menko Airlangga.

Untuk mendukung perekonomian Indonesia yang diyakini akan rebound tahun ini pada kisaran 4,5 s.d 5,3 persen, Pemerintah telah menyiapkan beberapa “game changer” yaitu pertama, Pemerintah fokus terhadap program vaksinasi untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan menciptakan herd imunity, kedua, Pemerintah akan melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 dengan anggaran mencapai Rp699,4 triliun atau naik 21 persen dari realisasi PEN 2020.

Komentar


VIDEO TERKINI