Survei Terbaru, PDIP dan PSI Kuasai Jakarta, Demokrat Tak Masuk 5 Besar

Kamis, 4 Maret 2021 19:45

Survei elektabilitas partai politik di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Foto: NSN

“Dari awal masuk DPRD, para wakil rakyat dari PSI gencar memelototi penggunaan anggaran oleh eksekutif, serta bersikap sangat kritis terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” lanjut Riandi.

Sikap vokal PSI dalam mengawal uang rakyat terbukti efektif mendulang elektabilitas. Pada posisi berikutnya adalah PKS (8,5 persen), Gerindra (7,0 persen). Demokrat (5,5 persen), Nasdem (4,3 persen), PAN (3,5 persen), PKB (2,8 persen), dan PPP (2,0 persen).

“Tingginya elektabilitas Demokrat berkorelasi dengan kenaikan secara nasional,” Riandi menambahkan.

Pada papan bawah, kejutan berikutnya muncul dari Partai Ummat yang menyodok dengan elektabilitas 1,3 persen. Disusul Perindo (1,0 persen), Berkarya (0,8 persen), Hanura (0,5 persen), dan Gelora (0,3 persen).

Sisanya tidak mendapatkan suara dan tidak tahu/tidak jawab 16,8 persen. Nusantara Strategic Network (NSN) melakukan survei pada 20-27 Februari 2021, secara tatap muka kepada 400 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta.

Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error ±4,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (dil/jpnn)

Komentar