ASN dan Guru Kembali Terlambat Terima Gaji

Jumat, 5 Maret 2021 09:06

ilustrasi-- Seorang guru perempuan saat mendampingi siswa pada hari pertama sekolah tahun ajaran baru. (Dery Ridwansah/J...

FAJAR.CO.ID, JATIM — Aparatur sipil negara dan guru di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali terlambat menerima gaji. Seharusnya diterima 1 Maret, hingga kini mereka belum terima karena tidak adanya Perda atau Perbup tentang APBD 2021.

Gaji ASN dan guru di Jember sempat terlambat hampir satu bulan pada Januari karena Perbup APBD 2021 yang diajukan Bupati Faida ditolak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Namun akhirnya gaji bisa cair pada akhir Januari karena dikeluarkan Perbup Mendahului APBD.

”Memang benar ASN dan guru belum gajian. Kami akan mengeluarkan peraturan kepala daerah (Perkada) untuk mencairkan gaji ASN. Namun Perkada itu seperduabelas dari APBD,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto seperti dilansir dari Antara di Jember.

Menurut dia, Pemkab Jember hanya bisa membayar gaji ASN dengan Perkada itu. Namun, untuk tenaga honorer seperti Satpol PP, tukang parkir, dan lainnya, harus dibayar dengan menggunakan anggaran dari APBD.

”Para tenaga honorer itu belum dibayar sejak Januari 2021, sehingga kami akan mencari solusi yang tepat untuk bisa membayar mereka. Salah satu upaya, kami berdiskusi dengan Bank Jatim agar membantu mereka,” tutur Hendy.

Hendy menjelaskan, pihaknya akan mencairkan gaji ASN, guru, dan tenaga honorer sesuai ketentuan. Sebab, hal tersebut adalah hak mereka. Namun, pencairan gaji atau honor itu dilakukan sesuai dengan aturan.

Komentar


VIDEO TERKINI