Kabar Baik! Setahun Pandemi, Kasus Covid-19 di Lutra Menurun, Tersisa 44 Kasus Aktif

Jumat, 5 Maret 2021 23:01

Jubir COVID-19 Luwu Utara, Komang Krisna

FAJAR.CO.ID, MASAMBA– Setahun sudah pandemi COVID-19 menggerogoti sendi-sendi kehidupan di hampir seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Sejak kasus pertama masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020 yang lalu, Indonesia dilanda kepanikan. Berbagai upaya penanganan coba dilakukan dengan memasifkan sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), serta menggenjot penerapan 3T (testing, tracing, and treatment).

Semua upaya itu terus dilakukan dengan berbagai sentuhan inovasi dan kebijakan lainnya, tapi sepertinya upaya ini belum membuahkan hasil signifikan. Hal itu ditunjukkan dengan terus meningkatnya kasus harian COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia. Hingga pada Desember tahun 2020 kemarin, vaksin COVID-19 buatan Sinovach berhasil didatangkan pemerintah Indonesia. Dan pada awal Januari 2021 yang lalu, program vaksinasi mulai dijalankan.

Bahkan pemerintah Indonesia, melalui Presiden Joko Widodo, menegaskan bahwa Januari, Februari dan Maret, seluruh daerah di Indonesia harus “dikepung” dengan kegiatan vaksinasi. Vaksinasi sebagai ikhtiar terakhir untuk lepas dari pusaran wabah kini mulai dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Meski kemudian, masih ada sebagian masyarakat yang apriori dengan vaksin COVID-19 ini, karena minimnya pengetahuan tentang vaksin, yang diperparah dengan merebaknya informasi hoaks tentang vaksin tersebut.

Nah, sejak vaksinasi COVID-19 dijalankan, beberapa daerah di Indonesia, kasusnya terus mengalami penurunan. DKI Jakarta, sebagai episentrum penyebaran SARS-COV-2, penyebab COVID-19, kini telah keluar dari zona merah. Tak terkecuali, Kabupaten Luwu Utara.

Komentar