Soliditas Demokrat Sulsel Dipertanyakan, Empat Ketua DPC Diduga Hadiri KLB, ARA: Masih Diverifikasi

Jumat, 5 Maret 2021 18:45

DPD dan DPC PD se-Sulsel.(Endra/Fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mengesahkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat periode 2021-2025, Jumat (5/3/2021).

Hasil ini mendapat penolakan dari seluruh DPD Demokrat se Indonesia. Apalagi Ketua DPD Partai Demokrat telah membacakan ikrar setia terhadap konstitusi Partai Demokrat yang telah menetapkan Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketum yang sah sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020.

Tak terkecuali di Sulsel. Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah menyatakan upaya Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) menggelar KLB dapat dipastikan sebagai tindakan para pengacau keamanan.

Namun soliditas Demokrat Sulsel mulai diragukan setelah mencuat isu ada 4 DPC asal Sulsel yang hadir di forum KLB tersebut. Padahal sejak awal Ni’matullah menegaskan sikap DPD Sulsel jelas dan tegas menolak upaya pecah belah kader.

Ketua DPC Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) membenarkan kabar tersebut. Namun isu itu disebutnya masih simpang siur.

“Ada 4 DPC, belum ditahu pastinya, mungkin ada yang di sana, tapi kita tidak tahu pastinya apakah dia masuk di forum KLB atau tidak, kita masih tunggu verifikasinya,” terang ARA kepada Fajar.co.id, di Claro Hotel Makassar, Jumat (5/3/2021).

Sementara ini kata ARA, pihaknya masih memonitoring benar tidaknya informasi tersebut. Meski tak menampik indikasi itu telah tercium.

“Nanti kita lihat apakah benar ada di KLB atau tidak. Masih dimonitoring. Indikasi itu bisa dibilang ada, sudah tercium,” tuturnya.

“Besok akan kita pastikan DPC mana saja yang terlibat. Sementara saat ini masih diverifikasi,” lanjut dia.

Jika memang benar ada pengurus DPC asal Sulsel yang hadiri KLB, Wakil Ketua DPRD Makassar itu pun memastikan bukan dari DPC Makassar.

“Saya pastikan bukan DPC Makassar. Makassar garda terdepan menolak KLB. Sikap Demokrat Makassar tetap sama. Kita tetap merah-putih,” tegasnya. (endra/fajar)

Bagikan:

Komentar