Agar Presiden Tak Terseret, Uni Irma Minta Moeldoko Mundur dari KSP

Sabtu, 6 Maret 2021 11:49

Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani meminta Moeldoko untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Staf Presiden (KSP).

Hal ini dikatakan Irma lantaran Moeldoko telah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Setelah ditetapkan sebaiknya Bapak Moeldoko mengundurkan diri saja dari KSP,” ujar Irma kepada wartawan, Sabtu (6/3).

Irma mengatakan, perlunya Moeldoko mundur dari jabatan yang diembannya tersebut supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak terseret dalam pusaran konflik Partai Demokrat. “Agar Presiden tidak terseret seret dengan masalah-masalah pribadi para pembantunya,” katanya.

Menurut Irma, sikap politik Moeldoko adalah urusan dan tanggung jawab pribadi. Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan Presiden Jokowi.

Tonton Juga : Ni’matullah Sebut KLB Abal-abal, 5 DPC di Sulsel Terancam Sanksi

“Presiden tidak mencampuri urusan yang sifatnya pribadi dari para pembantunya, termasuk Pak Moeldoko,” sebutnya.

Situasi di dalam Partai Demokrat merupakan masalah dan urusan internal partai yang tidak ada hubungannya dengan Presiden Jokowi dan Lembaga Kepresidenan. Sebagai institusi, Kantor Staf Presiden tetap menjalankan tugas profesional mengawal program-program strategis nasional.

“Saya yakin Presiden tetap menjunjung tinggi dan menghormati prinsip demokrasi, termasuk dalam relasinya dengan partai politik, dengan tidak mencampuri masalah internal partai,” ungkapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI