Diduga Santri di IMMIM Putra Tamanlanrea Bergejala Covid-19, Dinas Kesehatan: Hasilnya Negatif

Sabtu, 6 Maret 2021 22:35

(IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berdasarkan informasi yang dihimpun fajar.co.id, terdapat santri di Pondok Pesantren IMMIM Putra Tamanlanrea, Kota Makassar, diduga bergejala Covid-19.

Hal itu lantaran, adanya keluhan orang tua santri yang mengatakan, anaknya sakit di Pondok Pesantren IMMIM Putra Tamalanrea, Kota Makassar.

Menanggapi itu, Dinas Kesehatan Kota Makassar, bergerak cepat dalam melakukan tracing dan testing di Pondok Pesantren IMMIM Putra, Tamanlanrea, Kota Makassar.

“Upaya ini, kami lakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran klaster baru di Pondok Pesantren IMMIM Putra, dan ini atas adanya aduan orang tua siswa yang mengeluhkan anaknya sakit,” kata Kepala Seksi Pelayanan Primer dan Tradisional, Dr Nursaidah Sirajuddin, Sabtu (6/3/2021).

Nursaidah Sirajuddin menyebut, saat tim Dinas Kesehatan Kota Makassar melakukan tracing, pihak IMMIM Putra mengkalim, protokol kesehatan yang diterapkan sudah sesuai standar ketetapan pemerintah.

“Kami sudah melakukan tracing di Pesantren IMMIM Putra, Tamanlanrea,” ucap Dr. Nursaidah Sirajuddin.

Dr. Nursaidah Sirajuddin mengatakan, dalam pemeriksaan testing pada santri yang diduga bergejala Covid-19 itu, hasilnya negatif. “Apalagi pihak di sana (IMMIM Putra-red) mengklaim kalau sudah sesuai protokol kesehatan yang ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dana Islamic Centre (YASDIC) Divisi Kepesantrenan, Ir Nur Fadjri Fadeli Luran mengaku, telah melakukan swab pada santri yang diduga bergejala Covid-19 di Pondok Pesantren IMMIM Putra Tamanlanrea maupun di Pondok Pesantren IMMIM Putra Moncongloe, Kabupaten Maros.

Hanya, pihaknya tidak menampik, jika terdapat santri di Pondok Pesantren IMMIM Putra Moncongloe, yang setelah di swab hasilnya positif.

“Kalau yang di IMMIM Putra Moncongloe sudah kami lakukan isolasi mandiri. Terus yang IMMIM Tamalanrea, ada yang bergejala, akan tetapi kami sudah melakukan pemeriksaan dan hasilnya negatif,” kata Ulfah sapaan karibnya.

“Hasil swab acak pada santri dan yang diduga bergejala di Kampus I IMMIM Putra Tamanlanrea, hasilnya negatif. Serta hari ini telah kami pulangkan ke rumah masing-masing,” sambungnya.

Sebelumnya, Ketua YASDIC Divisi Kepesantrenan itu, menyebut, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) serta Satgas Covid-19, terkait hal ini.

Diketahui, Pesantren IMMIM Putra telah melakukan proses pembelajaran secara tatap muka dan sudah berlangsung selama satu bulan. Dalam sekolah tatap muka terdapat aduan orang tua siswa yang mengeluhkan anaknya sakit, sehingga hal ini bisa saja menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. (mg1/fajar).

Komentar