Karier Politik NA Terancam Kandas, Sejumlah Tokoh Berpotensi Rebut Kursi Pilgub

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Manajer Celebes Research Center (CRC), Nur Hidayat, mengungkapkan bahwa pasca tersangkanya Gubernur Sulawesi Selatan non aktif, Nurdin Abdullah, dalam kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Sulsel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karier politiknya terancam berakhir.

"Karena hampir sudah saya pastikan bahwa beliau (Nurdin Abdullah, red) tidak akan maju lagi ke depannya pasca tersangkanya. Prosesnya Prof Nurdin seperti apa, kita juga tidak tahu seperti apa. Cuman kan biasanya ketika orang sudah masuk jeratan KPK akan sangat sulit," kata Nur Hidayat, kepada Fajar.co.id, Sabtu (6/3/2021).

Padahal, berdasarkan hasil riset sebelumnya menyebutkan elektabilitas Nurdin Abdullah cukup tinggi untuk maju di periode kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub). Elektabilitasnya bahkan mencapai di atas 50 persen.

"Pasti semua akan berubah secara konstelasi. Artinya, ibaratnya kita mulai berhitung baru, yang akan muncul, maksud saya pasti calon baru di luar dari Prof Nurdin pastinya," jelasnya.

Ada pun, beberapa tokoh yang berpotensi maju tidak jauh dari yang namanya cukup tenar selama ini. Pertama, Rusdi Masse Mappasessu yang saat ini mejabat sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI sekaligus Ketua DPW NasDem Sulsel.

Kedua, Andi Irwan Aras, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Gerindra Sulsel. Ketiga, Andi Amran Sulaiman yang merupakan Menteri Pertanian RI periode 2014-2019.

Keempat, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Kelima, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe. Keenam, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo. Ketujuh, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Kedelapan, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan