Protokol Kesehatan 15 Ribu Tempat Usaha Diawasi, yang Patuh Diberi Modal Usaha

Sabtu, 6 Maret 2021 10:05

Peluncuran program Makassar Recover

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar baru saja meluncurkan program Makassar Recover, Jumat (5/3/2021) malam. Program ini sebagai upaya baru menangani Covid 19.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan, protokol kesehatan (Prokes) sebagai kunci utama dalam program ini dengan mengandalkan sistem smart city sebagai pengawas.

Artinya selama beraktivitas, masyakarat akan dipantau oleh tiap pihak kecamatan masing-masing wilayahnya.

Aplikasi ini telah disematkan fitur Indeks Kepatuhan Protokol Kesehatan (IKPK). Di mana masyakarat harus mematuhi prokes dan dinilai secara berkala. Penilaiannya bertingkat, ada platinum hingga gold.

Bagi masyarakat yang merupakan pelaku usaha, mereka yang memperoleh IKPK platinum bisa dapat modal usaha dari Pemkot Makassar. Bahkan, warung kecil di lorong sekalipun bisa diberikan.

“Kita siapkan insentif modal usaha, warung warung kecil di lorong maka mereka harus mencapai indeks kepatuhan yang tinggi,” kata Danny, Sabtu (6/3/2021).

Danny menyebut bahwa Makassar Recover merupakan upayanya untuk pemulihan ekonomi. Dan dilakukan berbarengan dengan penerapan prokes. Total diperkirakan ada 15 ribu pelaku usaha yang bakal diawasi.

Selain itu, dalam penerapan Makassar Recover juga nantinya akan menerapkan sistem QR Barcode. Ini untuk pengecekan segala sistem protokol kesehatan.

“Penerapan QR Barcode untuk mengetahui status kesehatan. Stiker QR tempah Usaha, Stiker QR Code Lorong, Stiker QR Code Rumah, Protokol event, protokol perbatasan dan protokol izin usaha,” pungkas Danny. (ikbal/fajar)

Komentar