Rebut Paksa Demokrat, SBY Sebut Moeldoko Benar-benar Tega dan Berdarah Dingin

Sabtu, 6 Maret 2021 08:05

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). INT

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Umum Demokrat periode 2021-2025 versi Kongres Luar Biasa (KLB) Sumut, benar-benar tega dan berdarah dingin.

SBY ingat betul pernyataan Moeldoko satu bulan lalu yang mengaku pertemuannya dengan kader Demokrat hanya ngopi-ngopi, sekedar bincang-bincang biasa.

Ada pula yang punya keyakinan bahwa KSP Moeldoko pasti mendapatkan sanksi dari atasannya, karena ulahnya itu. Ada pula yang mengatakan KLB ilegal tersebut tak mungkin diberikan izin, dan pasti akan dibubarkan oleh pihak kepolisian. Apalagi dimasa pandemi seperti ini. Negara pun tak mungkin membiarkan dan membenarkan itu.

Tonton Juga : Ni’matullah Sebut KLB Abal-abal, 5 DPC di Sulsel Terancam Sanksi

Semua pernyataan dan statement itu terbantahkan dengan kejadian hari ini. Presiden ke-6 RI itu menilai Moeldoko beserta sejumlah mantan kader Demokrat melakukan perebutan kepemimpinan yang jauh dari sikap kesatria dan nilai-nilai kepatutan.

“Hari ini sejarah telah mengabadikan apa yang terjadi di negara yang kita cintai ini. Memang banyak yang tercengang, banyak yang tidak percaya bahwa KSP Moeldoko yang bersekongkol dengan orang dalam benar benar tega dan dengan darah dingin melakukan kudeta ini. Sebuah perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji, jauh dari sikap kesatria dan nilai nilai moral,” tutur SBY dalam konfrensi pers di kediamannya Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021) malam.

Komentar


VIDEO TERKINI