Wisma dan Apartemen di Makassar Jadi Sarang Kriminalitas, Ini Pesan MUI Sulsel

Sabtu, 6 Maret 2021 20:14

Majelis Ulama Indonesia (MU). (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tindakan menyimpang yang terjadi di sejumlah wisma dan apartemen di Kota Makassar kian marak.

Hal itu dibuktikan dengan rentetan kasus, mulai dari terbongkarnya prostitusi online di wilayah Cenderawasih, Kecamatan Mariso (3/2/2021) lalu. Kemudian disusul praktik prostitusi online di sebuah apartemen mewah di kawasan Panakkukang (20/2/2021).

Terkini, kasus yang menimpa salah seorang Selebgram Makassar yang tewas di wisma akibat dibunuh pacarnya sendiri.

Rentetan kasus yang terjadi dengan selang waktu beberapa pekan saja tersebut menyita perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sekretaris Umum (Sekum) MUI Sulsel, Prof HM Galib, mengaku prihatin dengan kejadian-kejadin tersebut. Untuk itu, ia mengajak pemerintah dan para tokoh agama untuk ikut andil dalam memberikan penyadaran bagi masyarakat.

“Sinergitas antara Pemerintah dan parah Ulama dalam hal ini ormas-ormas Islam dan para mubalig memberikan tuntunan pada masyarakat kita agar selalu melakukan hal-hal yang baik dan menghindari perbuatan yang tercela,” pesan HM Galib saat wawancara, Sabtu (6/3/2021).

“Dalam Islam disebutkan amar makruf nahi mungkar. Tapi amar makruf itu dilakukan dengan cara-cara yang santun agar masyarakat bisa memahami dan tidak ada lagi kekerasan,” tambahnya.

Lebih jauh, Prof Galib sapaannya, mengatakan, dalam kasus ini ada dua yang harus berperan aktif, pertama adalah pihak yang berwajib dalam hal ini Kepolisian dan juga para tokoh agama melalui pemerintah.

Komentar