Bangun Lokasi Ramah Flora dan Fauna di Makassar

Minggu, 7 Maret 2021 21:29

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peringatan hari World Wildlife Day dan Hari Bakti Rimbawan, dirayakan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulsel dengan membentuk lokasi hidup satwa. Dibentuk dengan menghadirkan taman di kota.

Selain itu juga melaunching Wild Rescue Unit (WRU) dan Call Center satwa liar. Di Taman Macan, Jl Sultan Hasanuddin, Minggu, 7/03.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulsel, Thomas Nifinluri mengatakan dibentuknya lokasi hidup hewan dan pelayanan tersebut, melihat permasalahan dan ancaman terhadap berbagai jenis satwa liar.

“Tidak hanya menjadi ancaman penurunan populasi dan aspek ekologi sebuah kawasan,” ucapnya.

Namun secara tidak langsung, kata Thomas menyebabkan menurunnya tingkat apresiasi masyarakat terhadap satwa. Ditambah rendahnya tingkat reproduksi satwa liar, serta tingginya tingkat perburuan liar menjadi faktor utama penurunan populasi satwa liar di alam.

Untuk itu kata Thomas, BBKSDA membutuhkan bantuan para warga dan milenial untuk bisa melakukan edukasi bagaimana melindungi satwa liar yang langka untuk dilindungi. Dibangunnya WRU dan Call Center satwa liar, salah satu cara menyadarkan masyarakat.

“Kita sama-sama mewujudkan perlindungan satwa dan melestarikannya untuk bisa dinikmati anak cucu kita kelak,” ucapnya.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan pemerintah kota mewujudkan kota Makassar yang Dunia dan Smart City. Keberadaan Hutan Kota di tengah-tengah pemukiman dan pusat lokasi pendidikan, salah satu cara memberikan ruang pada hewan-hewan yang ada.

Komentar