Hasil Rapimnas I, Golkar Tolak Revisi UU Pemilu

Minggu, 7 Maret 2021 09:43

Airlangga Hartarto

FAJAR.CO.ID — Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengungkapkan hasil dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimmas) I Partai Golkar yang berlangsung pada Jumat-Sabtu, (5-6/3/202).

Sejumlah keputusan menghasilkan rumusan aturan-aturan organisasi dan program unggulan andalan Partai Golkar. Ada beberapa yang telah menjadi penegasannya.

Partai Golkar mendukung langkah untuk tidak melakukan revisi terhadap Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2024.

Meski menolak revisi UU Pemiliu, Partai Golkar mendorong percepatan implementasi UU Cipta Kerja beserta aturan-aturan turunannya. “Sebagai kebijakan transformasi struktural ekonomi agar dapat dilaksanakan untuk pemulihan ekonomi nasional,” kata Airlangga Hartarto, Sabtu (6/3/2021).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini tetap memperhatikan pandemi Covid-19 dengan menegaskan pembuatan “Yellow Klinik” yakni tempat pelayanan kesehatan, uji rapid antigen hingga swab PCR Covid-19 diperuntukan bagi masyarakat di setiap kantor Partai Golkar.

“Partai Golkar memberikan apresiasi atas langkah pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 yang terbukti berhasil menurunkan kasus aktif mencapai 11% dengan tingkat kesembuhan sekitar 85,8% dan tingkat hunian rumah sakit (BOR) di bawah 70%,” ungkapnya.

Selain itu, Partai Golkar akan menguatkan program “Golkar Institute” yang telah dibentuk dan telah melatih kader untuk menjadi pemimpin dengan pemahaman komprehensif pemerintahan di semua tingkatan.

“Partai Golkar terus mengaktifkan dan mengamplifikasi media penggalangan opini dari tingkat pusat hingga tingkat kelurahan dan desa,” imbuhnya. (mg10/fajar)

Komentar