Guardiola Selamati MU, Solskjaer Pilih Buang Handuk

Senin, 8 Maret 2021 11:57

Pep Guardiola di bench Manchester City/Reuters via BBC Live

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Derbi Kota Manchester menjadi milik Setan Merah. Dalam laga hari ini, Manchester United menang 2-0 atas musuh sekotanya, Manchester City. Dua gol MU dicetak Bruno Fernandes dan Luke Shaw.

Hasil ini mengakhiri rentetan 21 kemenangan beruntun City.  Dan Manchester City Pep Guardiola  kepada BBC Sport menyelamati sang rival. “Pertama-tama, selamat, Manchester United,” katanya dikutip dari BBC Live .

“Sepuluh pertandingan tersisa, sekarang tibalah bagian penting musim ini. Sepuluh pertandingan terakhir penting dan kami mulai Rabu depan. Kami akan berusaha memenangkan pertandingan sebanyak mungkin untuk menjadi juara,” lanjutnya.

Ia menegaskan, mereka bermain bagus di derbi. “Melawan West Ham kami bermain jauh lebih buruk daripada hari ini. Melawan West Ham kami tidak pantas menang dan mungkin hari ini kami tidak pantas kalah. Kami tidak bagus di depan gawang, penyerang kami tidak brilian hari ini tetapi itu terjadi,” jelasnya.

Kepada Sky Sports, Guardiola menjelaskan, “Itu adalah pertandingan yang fantastis. United melakukan tekanan yang sangat tinggi dan mereka sangat cepat dalam serangan balik. Kami bermain bagus. Sayangnya kami tidak bisa tampil klinis di depan, jadi kami mengucapkan selamat kepada United.”

“Kami akan menjadi berita karena kami kalah. Tapi beritanya adalah 21 kemenangan berturut-turut. Masih ada 30 poin untuk dimainkan dan kami harus mulai menang lagi. Itulah sepak bola. Terkadang itu terjadi. Kami bermain jauh lebih baik daripada pertandingan melawan West Ham yang kami menangkan,” sambungnya.

Pelatih plontos itu memastikan kekalahan ini tidak akan mempengaruhi anak asuhnya. “Itu selalu sama. Kami memenangkan pertandingan dan kemudian melanjutkan ke pertandingan berikutnya. Ini sama di sini. Kami kalah jadi kami pergi ke pertandingan berikutnya. Ini pelajaran. Bahkan pada 0-2 kami bermain sangat baik,” tegas Pep.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, berbicara kepada Sky Sports sementara itu mengatakan, “Ketika Anda menang 2-0 dan clean sheet lagi serta penampilan seperti ini, maka Anda senang.”

“Setiap pertandingan berbeda. Kami kembali menjadi sedikit seperti yang kami inginkan dan itu langsung. Itulah Anthony Martial di masa lalu. Sampai dua jam sebelum pemanasan, saya tidak yakin apakah dia akan bermain. Hari ini dia menemukan kembali dirinya, Dia benar-benar kuat dalam menguasai bola dan sangat positif,” lanjut Solskjaer.

Menurut Solskjaer, laga ini sangat luar biasa. “Kami harus bertahan dengan baik. Tidak ada tim di dunia sepakbola yang memiliki peluang melawan Manchester City tanpa kolektif. (Kiper) Dean Henderson  semakin dewasa. Saya sangat senang dengannya,” ujar Solskjaer.

Tentang mengejar Manchester City dalam perburuan gelar, Solskjaer memberi isyarat sudah buang handuk dan mengangkat bendera putih. Untuk diketahui, kedua klub kini terpaut 11 poin di klasemen Premier League.

Dengan 10 laga sisa, usaha MU mengejar City memang akan sangat berat. “Tidak, kami hanya mengambil satu waktu pertandingan. Mereka terlalu jauh untuk berpikir bahwa kami dapat menangkap mereka. Mereka luar biasa. Bahkan hari ini mereka membuat Anda begitu tertekan,” tandasnya. (amr)

Komentar