Lukman Edy: Ini Bukan Perang yang Biasa dan Menjadi Ahlinya Seorang Jenderal seperti Anda

Senin, 8 Maret 2021 10:44

Kepala Staf Presiden Moeldoko makan di warung pinggir jalan kawasan Jonggol. (sumber: instagram Moeldoko)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dewan Pakar Indonesia Maju Institute (IMI), Lukman Edy menilai keterlibatan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam Kongres Luar Biasa atau KLB Partai Demokrat berimbas kepada Presiden Jokowi.

Hal ini disampaikan Lukman dalam sebuah tulisan berjudul SBY, Moel dan AHY, Hikmah di balik Konflik Partai Demokrat yang diterima JPNN.com pada Minggu (7/3).

“Pak Moeldoko, anda seorang jenderal yang sedang dalam pemerintahan. Pengalamanmu mengelola banyak persoalan tentu sudah teruji. Karakter pemimpin begitu kental pada dirimu. Namamu juga sudah digadang-gadang dalam konstelasi Pilpres 2024. Masalahnya, langkah anda merebut Partai Demokrat dari oligarki keluarga Cikeas, menjadi pro kontra,” tulis Lukman Edy.

Mantan sekjen DPP PKB ini mengatakan persoalan lebih berat lagi dalam pro kontra itu adalah karena Jokowi sebagai presiden yang sekaligus sebagai atasan Moeldoko di pemerintahan, ikut terbabit dihujat oleh kader Partai Demokrat (PD) yang kontra terhadap KLB PD di Deli Serdang.

“Ditambah kekuatan oposisi pemerintah, yang seperti mendapat isu dan energi baru untuk menghantam pemerintahan ini,” sebut politikus PKB itu.

Walakin, pria yang beken disapa dengan panggilan LE ini setuju dengan langkah politik Moeldoko yang tidak mau kehilangan momentum.

Kualitas kepemimpinan mantan Panglima TNI itu juga akan diuji, seberapa hebat dia mengatur strategi memenangkan peperangan ini.

Komentar


VIDEO TERKINI