Update Kasus Dugaan Suap Infrastruktur Sulsel, Ini Kata KPK

Senin, 8 Maret 2021 22:10

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Rizky Agustian/Fajar Indonesia Network)

FAJAR.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seluruh tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (8/3/2021).

Tersangka Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah (NA) dan dua tersangka lainnyaz Edy Rahman (ER) dan Agung Sucipto (AS) diperiksa tim penyidik KPK dalam kapasitas sebagai saling menjadi saksi.

“Hari ini, tersangka NA, ER dan AS, masing-masing diperiksa tim penyidik KPK dalam kapasitas sebagai saling menjadi saksi,” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulisnya kepada Fajar.co.id, Senin (8/3/2021).

Tim Penyidik KPK, kata Ali Fikri, memeriksa para tersangka untuk menggali informasi lebih detail terkait dugaan pengerjaan beberapa proyek oleh AS yang sebelumnya telah disetujui oleh NA melalui ER.

“Dikonfirmasi pula terkait teknis penyerahan sejumlah uang berupa fee yang diduga diberikan untuk tersangka NA oleh tersangka AS melalui tersangka ER,” ungkap Ali Fikri.

“Keterangan selengkapnya tentu telah tertuang di dalam BAP pemeriksaan yang akan di ungkap di depan persidangan yang terbuka untuk umum,” sambungnya.

Diketahui, NA, ER dan AS telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka sejak 28 Februari lalu. KPK juga telah mengamankan sejumlah dokumen dan uang tunai dari hasil penggeledahan di empat titik di Sulsel, diantaranya kediaman tersangka NA, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel hingga Kantor Gubernur Sulsel.

Komentar


VIDEO TERKINI