Belasan Remaja Terlibat Prostitusi Online, Pasang Tarif Rp500 Ribu Sekali Kencan

Selasa, 9 Maret 2021 19:45

Empat Remaja yang terlibat prostitusi online di Makassar diamankan polisi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah remaja di Kota Makassar kini terus didalami polisi. Mereka yang terlibat dalam prostitusi online itu mengaku beroperasi dengan menjaring pelanggan melalui aplikasi chating.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku menggunakan aplikasi Michat untuk menggait pelanggan,” kata Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim kepada wartawan di kantornya, Selasa (9/3/2021).

Halim mengatakan, para PSK online ini melakukan negosiasi soal tarif usai berhasil menggaet pelanggannya. Mereka pun mematok harga Rp500 ribu sekali kencan dan bisa ditawar.

“Salah satu perempuan ini mengaku, dia menaruh tarif tidak menentu, biasa Rp500 ribu, itu pun tergantung sesuai kesepakatan dengan saling tawar,” beber Halim.

“Setelah sepakat soal tarif, kemudian mengatur waktu dan tempat bertemu,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 16 remaja yang diduga merupakan jaringan prostitusi online di Kota Makassar. Belasan remaja itu diamankan di salah satu hotel yang terletak di Jalan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Mereka yang diamankan adalah Muhammad Restu (18), Muhammad Agus (18), Rahmad Dyawan (20) Ichal (18), Reynaldi (18), Ismail (19), DD (17), AA (17), SY (17), YS (17), dan RZ (15). Sementara itu, empat orang lainnya adalah perempuan bernama Fitri (19), Ningsih (18), AN (17), dan SF (17).

Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fatur Rakhman, mengatakan, penangkapan ini dilakukan berawal dari informasi terkait adanya seks (prostitusi) online di salah satu hotel daerah Panakkukang.

Dari informasi itu, polisi pun berhasil mengamankan sebanyak 16 remaja. Yakni 12 orang laki-laki, dan 4 orang perempuan. (mg7/fajar)

Komentar