Dengar Curhatan AHY, Jimly Asshiddiqie: Tidak Boleh Dibiarkan Harus Diarahkan

Selasa, 9 Maret 2021 22:31

Jimly Asshiddiqie menerima kunjungan AHY. (Dok Twitter @JimlyAs)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie dan menceritakan kisruh Demokrat saat ini.

Ketua Umum Demokrat AHY menemui Jimly di kediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).

“Khusus mengenai kasus yang sedang dihadapi Partai Demokrat saya optimis bahwa ini akan mencapai solusinya pada saatnya,” kata Wantimpres era SBY atau tahun 2010 ini.

“Cuma kapan itu, prosesnya bagaimana ya, dilalui saja dengan menggunakan ukuran logic power, moral power, dan kesepakatan peraturan perundang-undangan hukum yang berlaku yang kita sepakati,” kata Jimly kepada wartawan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi pertama (2003–2008) ini mengaku optimistis setelah melihat pernyataan yang disampaikan sejumlah menteri terkait kisruh Partai Demokrat.

Jimly meminta AHY tidak terlalu ambil pusing. Namun, dia mengingatkan agar penyelesaian persoalan ini tetap ditempuh lewat musyawarah.

“Insyaallah, pada saatnya selesai, saya doakan tidak ada masalah,” katanya.

“Antara pemerintah dengan statement-statement yang sudah disampaikan oleh Pak Mahfud juga menteri-menteri yang terkait, saya rasa bisa dijadikan pegangan,” katanya.

“Sehingga solusinya bagi saya sudah kelihatan. Nggak usah terlalu ambil pusing. Tapi tidak boleh dibiarkan jadi harus diarahkan sehingga mencapai permusyawaratan mencapai mufakat,” imbuh Jimly.

Dia mengatakan, berdasarkan UU Parpol, partai politik tidak mudah dibubarkan karena berbeda dengan ormas.

Komentar


VIDEO TERKINI