Mau Menerima Maaf Moeldoko, AHY: Saya Tetap Hormat

Selasa, 9 Maret 2021 11:39

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan akan menerima maaf Moeldoko. Syaratnya, Moeldoko mengakui kesalahannya.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Ujang Komarudin menilai sikap AHY itu menunjukkan teladan yang baik bagi perpolitikan di Indonesia.

Pasalnya, dalam dunia politik itu tidak mudah untuk memaafkan. Apalagi dilengserkan dari kekuasaan seperti yang dilakukan Moeldoko.

“Hal yang bagus apa yang disampaikan AHY. Anak muda seperti AHY ini jadi contoh karena tetap legowo,” ujarnya kepada PojokSatu.id, di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Akan tetapi, kata Ujang, Moeldoko sepertinya tidak menunjukkan bahwa apa yang ia lakukan itu adalah tindakan yang salah.

Padahal, lanjut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu, apa yang dilakukan Moeldoko cs jelas-jelas melanggar konstitusi partai.

“Moeldoko dalam mengkudeta Partai Demokrat tak mengakui bahwa itu salah. Walaupun sebenarnya hal itu salah. Dimana-mana mengkudeta itu salah,” tegasnya.

Kendati demikian, tambah dosen Universitas Al-Azhar itu, di mana-mana yang melakukan kudeta itu tidak pernah mengakui kesalahannya.

“Termasuk mengkudeta Partai Demokrat yang sah. Namun dimana-mana yang mengkudeta itu juga tak akan mengakui kesalahannya,” pungkas Ujang.

Sebelumnya, Ketum Partai Demokrat AHY menyebut bakal membuka pintu maaf untuk Moeldoko yang telah menelikungnya.

Tetapi, ada syarat yang mesti dipenuhi oleh Kepala Staf Presiden (KSP) tersebut.

Komentar


VIDEO TERKINI