41 Kepala SMK di Sulbar Diperiksa Kejati

Rabu, 10 Maret 2021 14:41

Kejati Sulbar dalami dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2020

FAJAR.CO.ID, SULBAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar dalami dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2020 di lingkup Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta maupun negeri se-Sulbar. 41 kepala sekolah dijadwalkan diperiksa selama dua hari di kantor Kejati Sulbar, dimulai Selasa, (09/03/2021).

Dari pantauan FAJAR, sebanyak 14 kepala sekolah menjalani pemeriksaan kemarin. Mereka antre menunggu giliran untuk menjalani pemeriksaan di tenda darurat kantor Kejati Sulbar hingga sore.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulbar Amiruddin mengatakan pemeriksaan ini menyusul dugaan korupsi atau fee tiga persen yang sebelumnya ditemukan di DAK Fisik SMA.

“Khusus SMK belum ada yang tersangka. Sementara proses pemanggilan para kepada sekolah SMK untuk diminta keterangan,”kata Amiruddin.

Dia enggan berspekulasi soal peluang DAK SMK akan bernasib sama dengan DAK SMA yang kini sudah naik ke tahap penyidikan dengan tiga orang tersangka.

“Kalau SMA kan sudah ada tiga tersangka. Sudah status penyidikan, kita juga sudah ambil keterangan 82 kepala SMA se Sulbar, lima orang staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan 20 orang fasilitator terkait modus korupsi ini. Nah sekarang ini SMK dalam proses penyelidikan,” katanya.

Para kepala SMK nampaknya kompak bungkam. Mereka kompak tidak memberi komentar ke publik soal dugaan penyelewengan proyek di sekolahnya masing-masing.

Komentar


VIDEO TERKINI