Moeldoko Bungkam Pasca KLB PD, Pengamat: Harus Berhati-hati, Sepertinya Ada Skenario Besar

Rabu, 10 Maret 2021 17:55

Partai Demokrat kubu Moeldoko.

JAKARTA- Pasca terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumetera Utara (Sumut) tidak ada manuver politik, Moeldoko.

Bahkan, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu terkesan memilih untuk diam. Berbeda dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kerap kali melakukan manuver politik.

Moeldoko hanya melakukan pergerakan politik melalui pendukungnya untuk melawan arus opini politik yang dikembangkan kubu AHY.

Pengamat Politik Anang Sudjoko menilai diamnya mantan Panglima di era Presiden Sosillo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bagian dari strategi politiknya.

“Diamnya Moeldoko bisa jadi mengatur strategi atau dia bukan king player dari KLB,” ujarnya dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Tak hanya itu, ungkap Anang bisa jadi juga Moeldoko bukan king player atau aktor utama dari KLB itu sehingga harus hati-hati mengeluarkan statement.

“Harus hati-hati benar bicara di publik. Ada skenario besar yang bisa jadi menempatkan Moeldoko sebagai boneka,” tuturnya.

Dosen Universitas Brawijaya Malang itu juga menilai bahwa KLB yang dilakukan Moeldoko dkk merupakan pelanggan etika berpolitik.

“Saya menilai KLB kali ini sebagai pelanggaran etika berpolitik di era demokrasi,” teran Anang.

Anang juga menyesalkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menko Polhukam, Mahfud MD tidak mencegah KLB yang di selenggarakan pada 5 Maret 2021 kemarin.

Komentar


VIDEO TERKINI