Rekrutmen PPPK 2021 Dilaksanakan 3 Kali, Tahap Pertama Gagal Bisa Ikut Berikutnya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan, rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 dari honorer akan dilaksanakan dalam tiga kali seleksi.

Bima mengatakan, tiga kali seleksi itu semuanya dilakukan tahun ini juga. “Insyaallah Mei, pendaftaran rekrutmen guru PPPK dimulai. Ada tiga tahapan seleksinya tahun ini,” kata Bima Haria Wibisana kepada JPNN.com, Rabu (10/3).

Dia menjelaskan, tiga seleksi itu sebagai bentuk afirmasi pemerintah kepada guru honorer. Jika seleksi tahap pertama gagal, bisa ikut seleksi kedua dan ketiga.

Nah, dalam setiap seleksi itu masing-masing guru honorer diberikan fasilitas bimbingan belajar dari Kemendikbud sehingga diharapkan makin banyak yang lulus passing grade.

“Jadi guru-guru honorer yang terdata di database BKN maupun Dapodik Kemendikbud tidak dibiarkan ikut tes tanpa persiapannya dulu,” terang Bima Haria.

Untuk jadwal pelaksanaan seleksi guru PPPK, Bima menjelaskan tahap pertama rencananya dites mulai Agustus.

Setelah seleksi tahap pertama selesai, langsung pengumuman, pemberkasan, dan penetapan NIP PPPK yang direncanakan mulai akhir Agustus sampai September.

Kalau ternyata kuota belum terpenuhi karena banyak yang tidak lulus, dilanjutkan ke seleksi tahap kedua.

Rencananya tes dilakukan awal Oktober dan kemudian lanjut pengumuman, pemberkasan, dan penetapan NIP PPPK hingga November. Untuk seleksi tahap ketiga, tesnya pada Desember.

  • Bagikan