Tarif Parkir Rp150 Ribu pada Hari Ojol Ideal Diterapkan di Lokasi Rawan Macet

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bakal meluncurkan kebijakan Hari Ojol. Setiap hari Selasa masyarakat dianjurkan untuk menggunakan fasilitas ojek online dalam beraktivitas.

Program tersebut bukan paksaan atau tak diizinkan menggunakan kendaraan pribadi. Akan tetapi, tarif pembayaran parkir akan dinaikkan berkali-kali lipat hingga Rp150 ribu per jam setiap hari Selasa.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hasanuddin Leo, menyarankan untuk merealisasikan tarif parkir hingga berkali-kali lipat, idealnya diterapkan di lokasi yang kerap menjadi sarang kemacetan. Tujuannya untuk mencegah pengendara parkir di sembarang tempat.

“Justru itu lebih bijak, misalnya ada lokasi dianggap rawan macet kemudian diterapkan itu jauh lebih baik karena dampaknya adalah mencegah kemacetan di wilayah itu,” katanya, Rabu (10/3/2021).

Di samping itu, legislator PAN ini mengingatkan sebelum kebijakan Hari Ojol digulirkan, Pemerintah Kota harus memperhatikan segala aspek dan profesi masyarakat Makassar.

Mengingat, masyarakat tentunya memiliki berbagai model pekerjaan. Kendati demikian, Leo menilai adanya Hari Ojol ini sangat menguntungkan.

“Mungkin harus ada klaster untuk roda empat mungkin okelah. Tapi yang roda dua jadi soal, apalagi klaster di masyarakat kan macam-macam. Jadi harus lebih bijak bahwa pemerintah harus melihat asas keadilan masing-masing punya profesi dan penghasilan berbeda,” paparnya. (endra/fajar)

  • Bagikan