Banjir di Biringkanaya, 60 KK dan 130 Jiwa Harus Mengungsi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Dua lokasi menjadi langganan banjir Makassar yakni Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala. Lokasi itu kembali terendam dan mengakibatkan ratusan warga harus mengungsi.

Camat Biringkanayya, Andi Syahrul, mengatakan, saat ini ada 3 kelurahan yang terdampak banjir di wilayahnya. Yaitu, Kelurahan Katimbang, Kelurahan Daya, dan Kelurahan Sudiang.

Dari data terakhir tercatat, di kelurahan Katimbang, ada empat lokasi banjir, yaitu; perumahan Kodam 3, Perumahan BTP Blok AF, Perumahan Bukang Mata, dan Perumahan Mangga 3 bagian belakang.

Sebanyak 60 KK atau 130 jiwa mengungsi di Posko pengungsian Masjid Grand Rahmani.

"Untuk di kelurahan Daya, lokasi banjir ada di sekitar Barang Turungan, tetapi belum ada pengungsi," ujar Andi Syahrul, Kamis (11/3/2021).

Di kelurahan Sudiang sendiri, ada 2 lokasi banjir, yaitu; Perumahan Bumi Permata Sudiang 1 dan Perumahan Kompleks Purn TNI AU 1.

"Untuk Perumahan Patte'ne, warga yang mengungsi sekitar 70 KK, terbagi dua yaitu di Masjid Annabawi 25 KK, dan untuk di Masjid Hadijah 45 KK, dengan total Warga 150 orang," terangnya.

Sementara Camat Manggala, Anshar Umar, mengungkapkan, saat ini di kelurahan Manggala, blok 6 dan 10, tercatat sudah 60 Kepala Keluarga (KK), atau 232 jiwa yang terdampak banjir. Sedangkan di Kelurahan Batua, sebanyak 49 KK atau 165 jiwa yang terdampak.

Tingginya volume air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat mereka harus mengungsi dan mencari tempat perlindungan.

"Saat ini yang baru ada laporannya itu, di Kelurahan Batua, dan Manggala. Ada yang melakukan pengungsian di tetangganya atau keluarganya, dan ada yang di masjid," ujar Anshar.

  • Bagikan